Selamat Datang di SMK Bani Saleh
Bagi Anda yang memiliki aktivitas padat sehari-hari, seringkali harus bangun lebih awal, melakukan pekerjaan rumah lalu pergi kantor atau beraktivitas lain di luar rumah, dan pulang dengan kondisi yang lelah dan frustasi. Salah satu solusi untuk mengatasi lelah dan frustasi yang melanda adalah dengan relaksasi, dan cara yang paling sederhana adalah dengan tidur lebih awal. Tidur merupakan satu-satunya cara proses penyembuhan alami yang membantu badan untuk istirahat dengan mengisi ulang tenaga dalam tubuh setelah merasa lelah dan stress dari aktivitas sehari-hari, sehingga tubuh akan kembali pada fungsi normalnya keesokan harinya. Kebiasaan tidur lebih awal merupakan hal baik bagi kesehatan. 6 hingga 7 jam perhari merupakan waktu tidur rata-rata bagi orang dewasa, sedangkan pada anak-anak 8 hingga 9 jam, proporsi waktu tidur yang benar akan membantu meningkatkan kondisi kesehatan dan juga membantu meningkatkan kecantikan Anda. Kebiasaan tidur lebih awal memiliki banyak manfaat baik secara psikologis maupun jasmani berhubungan dengan kesehatan dan kecantikan. Berikut ini 6 manfaat dari tidur lebih awal yang perlu Anda ketahui :
Mengurangi Stress
Sering mengalami stress dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti serangan jantung. Dan tidur merupakan cara alami terbaik untuk mengurangi stress sebagai media relaksasi pikiran. Pasa saat tidur tubuh akan memperbaiki kerusakan fisik dan mental yang menyebabkan tubuh menjadi stress dan memerangi berbagai penyakit.
Mengontrol dan mencegah penyakit
Bagi mereka yang memiliki kebiasaan tidur tengah malam atau begadang akan memiliki peluang lebih besar kemungkinan terkena penyakit jangka panjang seperti kanker dan gangguan jantung, hal ini karena terjadi peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh. Kebiasaan tidur lebih awal akan membantu Anda mengontrol dan mengatur tekanan darah dalam tubuh dan mencegah dari berbagai penyakit.
Meningkatkan ketajaman ingatan
Tidur lebih awal juga membantu pikiran untuk menyimpan informasi yang telah diperoleh selama beraktifitas seharian dengan sangat terorganisir, sehingga dapat digunakan kembali atau dengan mudah diingat.
Meningkatkan kualitas hidup
Dengan tidur akan membantu meningkatkan kualitas hidup Anda dan membuat Anda menjadi lebih menikmati pekerjaan yang Anda lakukan sehari-hari.
Meningkatkan energi
Tidur lebih awal dan berkualitas akan membuat Anda lebih berenergi dan bersemangat dalam melakukan aktivitas keesokan harinya. Tidur lebih awal akan meningkatkan level energi dalam tubuh dan membuat Anda merasa lebih fresh saat bangun tidur keesokan harinya dan membantu melakukan pekerjaan lebih baik dan tepat waktu.
Membantu menjaga berat badan
Pola tidur yang salah misalnya tidur terlalu awal atau tidur terlalu larut dapat memicu pada masalah berat badan seperti obesitas atau sebaliknya menyebabkan penurunan berat badan. Masalah seperti ini dapat dicegah dan diperbaiki dengan lebih memperhatikan waktu tidur di malam hari.
Last Updated (Thursday, 17 May 2012 20:40)
|
Jika anda Flu, mungkin dianggap biasa dan bukan penyakit yang mematikan, seperti halnya di beberapa negara dengan empat musim, karena di negara kita tidak pernah mengalami perubahan suhu udara yang ekstrem, oleh karena itu flu sering dianggap ringan dan penderitanya lebih senang mengobati sendiri karena memang flu bisa diatasi dengan obat-obatan yang dijual bebas.Padahal, banyak penelitian terhadap penyakit influenza menunjukkan, tidak ada bedanya antara pasien yang mengonsumsi antibiotik dan yang tidak. Sama-sama akan sembuh.
Last Updated (Wednesday, 09 May 2012 00:44)
Secara umum manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien. Sedangkan secara lebih khusus manfaat media pembelajaran adalah:
Last Updated (Tuesday, 08 May 2012 05:58)
Bakteri ada di mana-mana, tanpa kita sadari bakteri memecah selulosa pada setiap kehidupannya, baik itu dalam hal fermentasi makanan ataupun memperbaiki nitrogen dalam tanah, di antara sejumlah kegiatan lainnya. Mengingat mereka di mana-mana dan memiliki keanekaragaman fungsi, bioteknologi telah mencari penggunaan baru untuk berbagai jenis organisme mikroskopis, seperti mengkonsumsi tumpahan minyak atau bahkan menangkap gambar. Sekarang ahli biologi di University College Dublin di Irlandia telah menemukan bahwa keturunan Pseudomonas putida dapat diperoleh dengan secukupnya dalam diet minyak styrene murni (minyak bekas Styrofoam yang dipanaskan) dan, dalam proses, pengubahan dari masalah lingkungan kepada yang lebih berguna, yaitu biodegradable plastik. Last Updated (Wednesday, 02 May 2012 20:17)
Sayuran tertentu ternyata ada juga yang pantang untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat. Selain harus mengurangi makanan lain seperti daging, hati, serta beberapa jenis ikan, jenis sayuran apa saja yang pantang dikonsumsi oleh penderita asam urat tersebut ?
Bayam adalah sayuran berdaun hijau yang tinggi zat besi, vitamin C, luteins, beta-karoten dan flavonoid. Sayangnya bagi orang yang menderita gout atau asam urat, bayam merupakan salah satu sayuran yang harus dihindari karena kandungan purin tinggi. Menurut tabel makanan AcuMedico, untuk setiap 100 gram bayam terdapat 57 gram purin .
Dalam Asparagus terdapat kadar asam folat dan kalium yang tinggi, dapat dimakan baik panas atau dingin, setelah dimasak. Asparagus juga merupakan salah satu sayur yang sebaiknya dihindari untuk penderita asam urat karena kandungan purinnya yang cukup tinggi. Menurut AcuMedico, kandungan purin 23 g per 100 g asparagus.
Kembang kol adalah sayuran silangan yang tidak sering ditemukan dimasukkan ke dalam makanan lain, tetapi seringkali disajikan dalam campuran sayuran atau sebagai lauk. Dalam daftar sayuran yang mengandung purin dalam jumlah tinggi, kembang kol juga termasuk salah satunya. Menurut AcuMedico, purin untuk kembang kol adalah 51 g per 100 g kembang kol.
Ada kisaran 92-17 g purin per 100 g jamur, menurut AcuMedico. Hal ini pada daftar sayuran yang harus dihindari jika Anda mencoba untuk membatasi jumlah asam urat dalam tubuh. (Detik.com) Last Updated (Thursday, 17 May 2012 20:44) |
RSS Feed Seputar Farmasi
-
Harga Obat Sebaiknya DikendalikanDalam kurun waktu setahun terakhir, masalah harga obat setidaknya telah dua kali diangkat menjadi headline harian Kompas. Namun, harga obat tetap saja naik. Secara umum, obat dikategorikan menjadi 2, obat paten dan obat generik. Obat paten adalah obat yang masih mendapatkan perlakuan khusus, semacam monopoli, untuk periode tertentu. Selama masa tersebut, obat paten tidak memiliki [...]
-
Bagaimana dengan Kurikulum Fakultas Farmasi yang lain ?Berita ini sebenarnya sudah relatif lama. Saya sendiri baru membaca 3 hari yang lalu sewaktu mbah google mengirimkan berita tersebut via email ke alamat saya. Judulnya cukup provokatif, Bank Dunia Akui Kurikulum Fakultas Farmasi Unair. Untuk lebih jelasnya silahkan sejawat klik dulu link tersebut, dibaca, kemudian baru dilanjut meneruskan membaca tulisan saya ini. Oke, sudah tuntaskah [...]
-
Apoteker dan Praktek KefarmasianPada beberapa kesempatan bertemu dengan teman sejawat baik formal maupun informal saya masih sering mendengar keluhan bahwa PP 51/2009 cenderung membelenggu kebebasan apoteker. Para teman sejawat tersebut berargumentasi bahwa keharusan apoteker berada di apotek, misalnya, membuat apoteker tidak lagi bisa “nyambi” cari “objekan” padahal “take home pay” seorang apoteker yang berpraktek sepenuh hari tidak sepadan [...]
-
Bersinarlah ApotekerArtikel ini ditulis oleh sejawat Fajar Rp Menurut rekomendasi WHO, apoteker punya bintang tujuh (Seven Star Pharmacist), sementara dokter hanya lima bintang (Five Stars Doctor). Ada lima bintang serupa pada kedua profesi ini, namun tak ada ‘life long learner’ dan ‘teacher’ pada dokter. Saya tak tahu mengapa. Dengan lebih banyak bintang, semestinya apoteker lebih bersinar, bukan? (Bahkan [...]
-
Sudahkan Presepsi Kita Sama ?Sejawat, maafkan kalau lebih dari 2 bulan saya absen memperbaharui isi portal ini. Tidak perlu banyak alasan, kecuali kealpaan saya mengombinasikan waktu dan gagasan, pemikiran atau ispirasi menjadi tulisan akibat cara saya mengelola waktu yang tidak efektif. Dalam kurun waktu tersebut banyak topik mengenai PP 51/2009 terdengar, terbaca maupun terucap pada beberapa kesempatan. Media yang dipakaipun [...]




























